June 12, 2021

Virus Hendra hingga Ebola Termasuk Nipah 16 Penyakit yang Berpotensi Jadi Pandemi Selanjutnya

Penyakit yang disebut dapat menghancurkan peradaban bila mulai menyebar telah diidentifikasi dalam laporan baru. Dilansir Mirror , 16 penyakit telah muncul di berbagai negara di seluruh dunia dan berpotensi memicu pandemi baru, demikian klaimnya. Sementara beberapa penyakit sudah terkenal di Barat, seperti E. coli dan HIV, penyakit lain kurang dikenal tetapi sama mematikannya.

Salah satu penyakit dalam daftar dapat menyebabkan pendarahan dari lubang dan pembengkakan otak. Penyakit tersebut disorot dalam laporan yang diterbitkan oleh Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI), sebuah organisasi yang didirikan oleh Bill and Melinda Gates Foundation, Wellcome Trust, dan beberapa negara. Dokumen tersebut memperingatkan: "Covid 19 hanyalah salah satu dari banyak penyakit dengan potensi pandemi."

"Lebih dari 1,6 juta spesies virus yang belum ditemukan dari keluarga virus ini diperkirakan ada pada mamalia dan inang burung. "Dan salah satu dari penyakit ini bisa jadi Covid berikutnya, atau lebih buruk." Isu yang disorot dalam laporan itu adalah virus corona selain Covid 19, yang dapat merusak populasi dunia dengan konsekuensi yang lebih mematikan.

Laporan itu juga memperingatkan: "Munculnya virus corona yang menggabungkan penularan Covid 19 dengan SARS atau MERS akan menghancurkan peradaban." Penyakit lain dapat muncul kembali dengan mematikan, menurut CEPI, seperti HIV dan Ebola di Afrika. Salah satu kondisi dalam daftar memiliki kualitas yang mirip dengan Wabah Bubonic, yang diturunkan ke manusia dari kutu pada tikus.

Demam Lassa ditularkan dari hewan pengerat ke tikus dan dapat menyebabkan pembengkakan wajah, pendarahan dari mulut, hidung, mata dan vagina, dan kejang pada kasus yang parah. Tahun lalu kondisi tersebut, yang menyebabkan seperempat pasien yang selamat kehilangan pendengaran mereka, merenggut 144 nyawa di Nigeria dan memiliki tingkat kematian sekitar 1 dari 100. Saat ini, tidak ada obat atau vaksin yang diketahui.

Dengan mengisolasi pasien, menjauhi kotoran hewan pengerat dan memelihara kucing harapan terbaik yang dimiliki orang. Penyakit lain yang kurang dikenal, Cryptosporidiosis, telah mewabah dalam skala kecil di Inggris. Penyakit diare, yang disebabkan oleh parasit mikroskopis, itu hidup di usus manusia dan hewan.

Namun, Cryptosporidiosis dapat bertahan di luar tubuh dalam jangka waktu yang lama, termasuk di kolam renang dan bak air panas. E. coli 0157: H7: Bakteri yang ditemukan dalam makanan, sering kali dalam susu dan daging giling Cyclosporiasis: Penyakit usus yang disebabkan oleh makan makanan yang terkontaminasi parasit

Whitewater arroyo virus: Infeksi virus yang ditemukan pada tikus kayu yang dapat menyebabkan gagal hati Sindrom paru Hantavirus: Penyakit pernapasan yang dibawa oleh tikus yang membunuh sepertiga pasien HIV: Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan AIDS, penyakit autoimun

Nipah: Penyakit ini menyebabkan pembengkakan otak yang parah, kejang dan muntah Virus Hendra: Ditularkan dari rubah terbang ke kuda dan kemudian ke manusia, dengan tingkat kematian 70 persen Ebola: Demam virus yang dapat menyebabkan mata merah dan pendarahan yang tidak dapat dijelaskan

Marburg: Demam berdarah akibat virus di keluarga yang sama dengan Ebola Hepatitis C: Penyakit yang ditularkan melalui darah yang dapat menyebabkan kanker hati Demam Lassa: Kondisi yang berpotensi fatal yang menyebabkan pembengkakan pada wajah, pendarahan dari mulut, hidung, dan vagina

SARS: Virus corona yang menyebar dengan cara yang mirip dengan flu yang telah diberantas pada manusia, tetapi dapat ditularkan kembali melalui hewan lagi. Cryptosporidiosis: Penyakit diare yang dapat hidup di usus manusia dan hewan serta di air hangat VCJD: Penyakit otak yang ditularkan melalui makan daging yang terinfeksi yang dapat menyebabkan masalah kejiwaan, perubahan perilaku, dan sensasi nyeri.

Influenza H5NI: Jenis flu burung yang sangat menular yang menyerang sistem pernafasan Enterovirus 71: Penyakit saraf yang dapat menyebabkan penyakit tangan, kaki, dan mulut pada anak anak Sekelompok kasus penyakit, yang bisa sangat berbahaya bagi anak anak, terlihat di West Midlands pada tahun 2016.

Jika tidak diobati pada pasien dengan sistem kekebalan yang lemah, dapat menjadi kronis dan bahkan fatal. Penyakit lain yang harus diwaspadai adalah Nipah, yang ditularkan oleh kelelawar dan telah mewabah di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Penyakit saraf itu menyebabkan pembengkakan otak yang parah, kejang dan muntah dan memiliki angka kematian setinggi 70 persen.

Penyakit fatal lainnya yakni termasuk virus Whitewater Arroyo, yang diperkirakan tidak dapat menular ke manusia hingga menewaskan tiga wanita di Calfornia, termasuk seorang gadis berusia 14 tahun. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *