September 22, 2021

Menlu Retno Sebut Indonesia Bisa Dapat Vaksin Covid-19 Gratis hingga 20% dari Covax

Upayapengadaan vaksin Covid 19 melalui jalur multilateral terus dilakukan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Apalagi, saat ini Menlu Retno Marsudi menjadi salah satu Co Chairs dariCOVAX Advance Market Commitment Engagement Group (COVAX AMC EG). Menurut Retno, Indonesia bisa mendapatkan vaksin Covid 19 sebanyak 3 sampai 20 persen jumlah penduduk melalui fasilitas Covax.

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR RI, Selasa (26/1/2021). "Indonesia diperkirakan memperoleh vaksin gratis sebesar 3 sampai 20 persen penduduk. Jenis vaksin, besaran vaksin, dan waktu delivery saat ini masih akan terus dibahas," kata Retno. Diketahui, Indonesia bersama Etiopia terpilih sebagai Co chairs mewakili negara penerima vaksin gratis.

Sementara Kanada terpilih sebagai Co chairs mewakili negara donor. "Co chairs Covax AMC Engagement Group yaitu forum konsultasi yang mempertemukan negara donor dan AMC 92 guna membahas isu akses vaksin yang setara bagi semua negara," ucapnya. Lebih lanjut,Retno mengatakan, jika pengadaan vaksin Covid 19 lewat kerja sama bilateral dan multilateral berjalan lancar, kebutuhan vaksin di dalam negeri akan tercukupi.

Saat ini dari jalur bilateral, Indonesia telah mengamankan pasokan vaksin dari Sinovac, AstraZeneca, dan Novavax. Kerja sama dengan Pfizer dan Moderna juga terus diupayakan. "Jika upaya mengamankan pasokan vaksin baik melalui jalur bilateral maupun multilateral berjalan lancar, Insya Allah jumlah yang diperoleh akan mencukupi kebutuhan rakyat Indonesia," ucap Retno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *